Sabtu, 24 September 2011

3x3 Eyes

Genre : Petualangan, Fantasi, Seinen
Manga
Pengarang : Yuzo Takada
Penerbit : Kodansha (Jepang), Pika Edition (Perancis), Carlsen Comics (Jerman), Star Comics (Italia), Young Movie Comics (Korea Selatan), Planeta DeAgostini Comics (Spanyol), Dark Horse Comics (Amerika Serikat), Level Comics (Indonesia)

3x3 eyes cover.jpg 3x3 Eyes (Sazan Eyes) adalah manga karya Yuzo Takada. Manga ini terbit dari tahun 1987 hingga 2002. dan tercatat sebagai salah satu manga terpanjang di Jepang dengan menghasilkan 40 seri buku. Manga ini diterbitkan di majalah minggunan Shonen Jump. Manga ini juga diadaptasi ke dalam dua buah OVA sepanjang tiga dan empat episode.

Cerita

Manga bercerita tentang Yakumo Fujii, 16 tahun, yang secara tidak sengaja bertemu dengan Pai, seorang Sanjiyan Unkara. Pai diutus oleh ayah Yakumo, Profesor Fujii untuk menemui Yakumo, agar membantu Pai meraih keinginannya. Setelah bertemu, Pai mengutarakan niatnya kepada Yakumo untuk kembali menjadi manusia, namun awalnya Yakumo tidak mempercayainya. Dalam satu insiden Yakumo kemudian terluka parah oleh cakaran Takuhi, makhluk gaib sahabat Pai yang berujud burung raksasa berkepala manusia, yang terlepas ke tengah kota. Pai yang tidak menginginkan Yakumo mati kemudian membuka mata ketiganya dan mengisap jiwa Yakumo. Karena kejadian itu maka Yakumo telah menjadi makhluk abadi yang disebut 'Wu'. Ia tidak akan mati selama Pai masih hidup dan memiliki tandakeabadian di dahinya. Yakumo kemudian bersumpah akan menemani Pai kemanapun untuk kembali menjadi manusia. Tetapi, karena kemampuan seorang Sanjiyan Unkara membuat para makhluk jahat ingin merebut kekuatannya, menyebabkan perjalanan Pai dan Yakumo sangatlah berat.


Tokoh-tokoh


Para tokoh utama

  • Pai (パイ), Pai Ayanokoji (綾小路 パイ Ayanokōji Pai), Parvati IV (パールバティー四世 pārubatī yonsei)
Adalah orang Sanjiyan Unkara terakhir yang bertahan hidup, Pai ditemukan oleh ayah Yakumo di Tibet. Yuzo Takada terkadang menyebutnya sebagai peri tiga mata dari China, tetapi dia memakai pakaian tradisional Tibet. Kepribadiannya yang pertama bernamaPai, sifatnya seperti layaknya manusia biasa, periang dan seorang wanita yang naif cenderung polos. Kepribadian keduanya adalahParvati IV, umumnya kepribadian yang ini muncul apabila Pai sedang dalam keadaan bahaya, tidak terlindungi, ataupun karena masalah emosional. Keberadaan Sanjiyan di Pai tidak dapat dihilangkan karena biasanya mata ketiga yang berada didahinya terbuka ketika Parvati terbangun. Tokoh yang lainnya secara umum memanggilnya Sanjiyan saat Parvati terbangun. Berbeda dengan Pai, Parvati menganggap Yakumo sebagai budaknya. Parvati sendiri merupakan nama istri Shiva dalam kepercayaan Hindu.
  • Yakumo Fujii (藤井 八雲 Fujii Yakumo)
Tokoh utama pria, dia menjadi teman perjalanan Pai dikarenakan Yakumo pernah hampir mati akibat ulah Takuhi. Pai yang tidak ingin Yakumo mati mengubah Yakumo menjadi Wu, dimana Yakumo tidak akan pernah bisa mati kecuali Pai juga mati.
  • Takuhi
Burung peliharaan Parvati yang menyebabkan Yakumo menjadi Wu.
  • Jake McDonald
Seorang pemburu harta karun yang mencari rahasa hidup abada yang dimiliki oleh para Sanjiyan
  • Haan Hazrat (ハズラット・ハーン Hazuratto Hān)
Pedagang sihir yang menjual berbagai jenis sihir, dia adalah manusia keturunan Pakistan dan menggunakan berbagai macam sihir untuk melindungi dirinya dari setan. Ia juga yang menjual beberapa makhluk magis pada Yakumo.
  • Youko Ayanokouji (綾小路 葉子 Ayanokōji Yōko), Houasyou (化蛇 Hōashio)
Setan ular yang disegel di dalam tubuh Pai.
  • Kaiyanwang (鬼眼王 Kaiyanwan), Shiva
Kaiyanwang adalah Sanjiyan paling kuat. Karena ambisinya yang besar, dia akhirnya melakukan perang dengan para Sanjiyan Unkara. Dia disegel oleh Parvati IV melalui pertempuran yang berat.
  • Benares (ベナレス Benaresu)
Lihat Pengikut Kaiyanwang


Yougekisha

  • Chen Aguri
Kepala editor dan perintis Yougekisha. Dia berubah menjadi batu setelah terlalu dekat dengan dunia setan, tetapi dihidupkan kembali kemudian. Hobinya adalah mempelajari Sanjiyan Unkara untuk dapat menulis artikel yang bagus pada majalahnya.
  • Lee Ling Ling (李 鈴鈴 Ri Rinrin)
Editor di Yougekisha saat Chen Aguri menghilang. Awalnya wanita ini tidak percaya dengan hal-hal gaib tetapi petualangannya dengan Yakumo dan Pai membuatnya berubah. Sejak itu dia juga tertarik mempelajari hal yang sama dengan Chen Aguri.
  • Long Meixing (龍 美星 Ron Meishin)
Saudara perempuan Steve Long, dia bertemu dengan Pai dan Yakumo saat mencari kakaknya yang diculik. Wanita ini mempunyai ilmu beladiri yang hebat.
  • Steve Long (スティーブ 龍 Sutību Ron)
Seorang Tao dan manusia biasa, mempunyai keahlian menggunakan jimat kertas dan dapat merasakan aura setan.


Pengikut Kaiyanwang

  • Benares (ベナレス benaresu)
Benares adalah Wu Kaiyanwang. Dia memimpin para setan Kaiyanwang setelah Kaiyanwang disegel oleh Parvati. 300 tahun dia mencari cara untuk membebaskan segel Kaiyanwang dari penjara segelnya. Sebelum menjadi Wu, Benares adalah monster naga yang kuat yang telah memakan berbagai macam setan suci dan dia juga disebut sebagaiKaisar Naga.
  • Ryouko
  • Choukai
Pengikut Kaiyanwang yang memimpin banyak setan.
  • Ran Pao Pao
Makhluk bertangan empat, wujud lainnya adalah seorang gadis kecil. belakangan ia memutuskan ikut dengan Pai.

Ade Irma


Ade Irma adalah penyanyi dangdut yang populer lewat tembang "Bang Thoyib". Penyanyi yang dikontrak Sani Musik ini mampu meraih dua penghargaan sekaligus yakni Lagu Dangdut Tersohor dan Album Dangdut Terlaris lewat tembang andalannya "Bang Thoyib".
Ade Irma terkenal dengan lagu-lagu dangdut berunsur Dance atau rancak. Lagu Bang Toyib telah menaikkan nama Ade Irma. Lagu Bang Toyib ini sebenarnya boleh dikatakan popular juga hingga ke Malaysia terutama untuk album Karaoke. Tidak banyak info tentang Ade Irma di Malaysia. Lagu-lagu popularnya yang lain adalah Cafe Dut, Jamu  Janda Muda dan lain-lain.
 

Album


Gebyar Disco Dangdut 2000 (2000)

  • Gelora Cinta (Hasan Alaydrus)
  • Bunga Cinta (Sandy Sulung / Umar)
  • Hujan Batu (Faisal Alatas)
  • Dunia Milik Kita Berdua (Asdi Noor)
  • Burung-Burung (Rasso R Nandi)
  • Bang Amir (Sandy Sulung)
  • Cemburu Buta (Ottif Marisa)
  • Ini Salah Siapa (Hasan Alaydrus)
  • Dialah Milikku (TB. Faizal Anwar)
  • Ronggeng Jakarta (Husein Bawafie)


Bang Toyib

  • Asyik Sekali (Ida Eliza & Ryan JP)
  • Bang Toyib (Sandy Sulung & Biing)
  • Burung-Burung (Raso R Nandi)
  • Goyang Dombret (H Ukat S)
  • Harapan Dan Duka (Hasanudin)
  • Idola Wanita (Abdul Nasir)
  • Mawar (Didiet Pri & Embing)
  • Mawar Pujaan (Daerma Madoeri)
  • Rada Gila (Ida Eliza & Jhonny Pap)
  • Tinggal Kenangan (Hussein Khan & Jhnonny Pap)


Raja Singa

  • Bang Amir
  • Bukan Basa Basi
  • Cafe Duth
  • Cinta Hitam
  • Di Balik Penantian
  • Dunia Milik Berdua
  • Duri Penghalang
  • Gelora Cinta
  • Goyang Pantura
  • Janda Muda
  • Jangan Cemburu
  • Kicir Kicir
  • Kumbang-Kumbang
  • Kuncung
  • Kurus Kering
  • Putus Putus Lagi
  • Raja Singa
  • Renggong Buyut
  • Rindu
  • Ronggeng Jakarta
  • Sengsara
  • Surilang
  • Teras Biru
  • Terguyur Cinta
  • Terima Kasih

Jumat, 23 September 2011

Bangles

Profil :
Asal : Los Angels, California, Amerika Serikat
Genre : Rock, Pop Rock, Pop, Paisley Underground
Tahun aktif : 1981 - sekarang
Label : I.R.S., Columbia, Koch
Situs web : http://www.thebangles.com/



Bangles atau The Bangles adalah grup musik Amerika Serikat yang semua anggotanya adalah wanita. Bangles ini didirikan di Los Angelespada tahun 1981 dengan nama The Supersonic Bangs, yang kemudian disingkat menjadi The Bangs. Namun, mereka terpaksa mengganti nama mereka menjadi The Bangles ketika sebuah band berasal dari New Jersey, yang juga mempunyai nama The Bangs, mengancam akan menuntut mereka.



Personel

Personel awal The Bangles terdiri dari Susanna Hoffs (gitar, vokal), Debbi Peterson (drum, vokal, bas), dan Vicki Peterson (gitar, vokal, bas). Pada tahun 1982 Annette Zilinskas mengambil alih bas dan juga bermain harmonika. Pada tahun 1983, Annette meninggalkan Bangles dan digantikan oleh Michael Steele yang kemudian meninggalkan grup ini pada bulan April 2005.


Karier

Album perdana Bangles berjudul All Over The Place (1984) menarik perhatian Prince, yang kemudian menuliskan lagu "Manic Monday" yang menjadi hit pada tahun 1985 dan mengantarkan Bangles pada posisi nomor 2 di Tangga Lagu Billboard Hot 100 dan posisi 3 di Britania Raya. Album berikutnya yang berjudul Different Light juga mengantarkan mereka pada hit nomor 1 pertama mereka yaitu "Walk like an Egyptian", dan juga mengantarkan mereka pada hit nomor 2 lainnya yaitu "Hazy Shade Of Winter". Lagu "Walk like an Egyptian juga menjadi lagu yang membuat Bangles dikenal di Indonesia. Pada tahun 1988, Bangles juga menelurkan singel nomer 1 mereka lainnya yang sangat populer dan juga pada akhirnya dipopulerkan kembali oleh Attomic KittenHuman Nature, dan M.Y.M.P yaitu "Eternal Flame". Lagu "Eternal Flame" yang ditulis oleh personil Bangles bersama David Steinberg ini mengantarkan mereka di puncak tangga lagu AS dan juga di Britania Raya. Lagu ini juga menjadi salah satu lagu barat terpopuler di Indonesia pada dekade 1980-an.


Diskografi


Singel

TahunJudulPosisi di tangga laguAlbum
Hot 100 ASModern Rock ASMainstream Rock ASBritania Raya
1981"Getting Out Of Hand"-----
1983"The Real World"----The Bangles
1984"Hero Takes A Fall"----All Over The Place
1985"Going Down To Liverpool"----All Over The Place
1985"Manic Monday"2--3Different Light
1986"If She Knew What She Wants"29--31Different Light
1986"Going Down To Liverpool (dirilis kembali)"---56All Over The Place
1986"Walk Like An Egyptian"1--3Different Light
1987"Walking Down Your Street"11--16Different Light
1987"Following"---55Different Light
1987"Hazy Shade Of Winter"2--11Less Than Zero Motion Picture Soundtrack
1988"In Your Room"5--35Everything
1988"Eternal Flame"1--1Everything
1989"Be With You"30--23Everything
1988"I'll Set You Free (remix)"---74Everything
1990"Everything I Wanted"----Greatest Hits
1990"Walk Like An Egyptian (remix)"---75Greatest Hits
1990"The Eternal Mix"----Everything
2003"Something That You Said"---38Doll Revolution
2003"Tear Off Your Own Head"----Doll Revolution

2003"I Will Take Care Of You "----Doll Revolution

Be3

Profil :
Lahir : 13 Agustus 1993, Indonesia
Jenis Musik : Pop
Tahun aktif : 1993 - sekarang
Label : Nagaswara

     


Be3 (dibaca: Bi Tri) adalah kelompok vokal yang sebelumnya dikenal dengan sebutan AB Three (singkatan dari Antero Bagus Three). Kelompok vokal ini dimulai dengan bergabungnya tiga perempuan muda berusia belasan tahun. Widi (16 tahun), Nola (17 tahun) dan Lusy(18 tahun) adalah jebolan kontes menyanyi tingkat Asia, Asia Bagus. AB Three resmi terbentuk pada tanggal 13 Agustus 1993.
Sebelum digabung menjadi Trio, ketiganya sempat jalan sendiri-sendiri. Nola merilis album solo berjudul Hanya Dirimu, Widi merilis single Mama (lagu lawas yang pernah dipopulerkan Eddy Silitonga pada tahun 70′an), sementara Lusy berduet dengan Edo Kondologit (yang juga jebolah Asia Bagus). Adalah Chris Pattikawa yang menyatukan ketiga cewek bersuara merdu ini menjadi satu trio yang sangat tangguh. Seperti pernyataan Lusy bahwa mereka bisa menjadi sangat solid karena mereka bertiga, kalau jalan sendiri-sendiri belum tentu bisa sukses. Ini terbukti dengan proyek solo mereka sebelumnya tidak terlalu terdengar gaungnya. Kekuatan vokal AB Three menjadi sangat kuat dengan terciptanya harmoni suara yang sempurna. Mereka memanfaatkan perbedaan rentang vokal masing-masing di mana Nola memilki rentang vokal sopran, Lusy dengan rentang vokal mezosopran dan Widi dengan rentang vokal alto.
Kemampuan menyanyi dan aksi panggung trio belia ini mulai diasah dipanggung Bagus & Bagus TVRI yang tayang setiap bulan. Dan pentas TVRI ini juga yang akhirnya berhasil melejitkan nama DenadaEka Deli dan AB Three ke percaturan musik Indonesia.
AB Three adalah kelompok vokal yang tergolong unik. Tanpa pernah sebelumnya merilis album, nama mereka sudah cukup dikenal publik pecinta musik Indonesia. Pasalnya mereka adalah langganan juara festival menyanyi tingkat internasional dari Asia sampai Eropa. Secara komposisi vokal, AB Three memang sangat mumpuni . Ketiganya masing-masing memiliki warna vokal yang berbeda dan menjadi harmoni yang indah ketika dipadukan. Selain suara yang merdu, mereka juga memiliki aksi panggung yang cukup menarik. Hampir tidak ada atau jarang ditemukan sebelumnya kelompok vokal Indonesia yang mampu menyanyi sambil menari lincah diatas panggung. Meski kadang tarian AB Three terlihat rumit bahkan harus meloncat dan jingkrak-jingkrak, vokalnya tetap stabil. Dalam hal koreografi, AB Three senderung memiliki ciri khas dengan memadukan unsur tradisional Indonesia yang dipengaruhi oleh gerakan tari daerah dengan tarian modern. Saat menyanyikan lagu We Are One misalnya AB Three mengkombinasikan Salsa dengan tari dari daerah Papua dan Betawi. Jika anda terkagum-kagum melihat Beyonce mampu bernyanyi sambil menari dengan baik dengan memakai sepatu bertumit tinggi, percayalah AB Three sudah mampu melakukannya lebih dulu. Adalah Willy Puah yang sangat berjasa memoles koreografi dan aksi panggung AB Three sehingga ketika dipadu dengan harmonisasi vokal yang indah menjadi satu kesatuan yang solid di atas panggung.
Sebelum merilis album pertama, AB Three terlebih dahulu merilis album kompilasi bersama Najib Ali (persenter pria asal Singapura yang jago nge-rap). Pada album ini AB Three menyumbang tiga lagu antara lain Biar (ciptaan Johandy Yahya), Indahnya Cinta (ciptaan Yovie Widianto) dan Surat Undangan (lagu lawas ciptaan Titiek Puspa). Sementara single andalan adalah duet AB Three dengan Najib Ali pada lagu Nina Poni. Lewat album ini juga AB Three mulai mencuri perhatian industri musik Indonesia.
Tak heran saat merilis album pertama Cintailah Aku (1995), AB Three langsung mendapat sambutan hangat karena materi albumnya memang sudah cukup dikenal masyarakat dimana lagu-lagu dalam album tersebut adalah lagu yang sering mereka bawakan saat mengikuti festival internasional. Misalnya : Get Into The Heat (yang dulunya adalah lagu milik Atiek CB dengan judul Terserah Boy), Dream Of My Heart, We Are One dan Tak Kan Berhenti.
Prestasi AB Three di festival internasional antara lain : Juara 2 Golden Stag International Festival di Rumania 1994 (membawakan lagu Get Into The Heat), Grand Proze Maxfest International di Macedonia (membawakan lagu Dream Of My Heart), Juara 1 Azia Dauyzy Voice of Asia 1997 (membawakan lagu Tak Kan Berhenti), Juara 3 Midnight Sun Song Festival di Finlandia 1995 (membawakan lagu I Want You - versi bahasa Inggris dari lagu Tak Kan Berhenti), Grand Prize Indonesia International Song Festival 1995 (membawakan lagu We Are One) dan Distant Accrod Award 1997 (membawakan lagu Suaramu).
Popularitas yang menjulang tak pelak membuat AB Three didaulat menjadi bintang iklan. Tak tanggung-tanggung, produsen iklan yang tertaik dengan profil AB Three adalah kelas kakap seperti sabun kecantikan Lux, coklat Delfi, restoran Fast Food California Fried Chicken, jam tangan Baby G, dan lain-lain.
AB Three juga tergolong kelompok vokal yang lintas usia. Mereka bisa meraih penggemar dari rentang usia ABG sampai dewasa. Nola, Widi dan Lusy adalah penyanyi yang fasionable serta pintar menempatkan diri. Dihadapan penonton remaja, mereka tampil sangat lincah dan atraktif dengan kostum warna-warni cerah dengan busana cenderung seragam. Sementara ketika tampil dihadapan penonton dewasa, mereka tampak sangat anggun dengan gaun panjang feminin yang tetap tak menghalangi gerakan lincah mereka.

Perubahan Formasi (2001)

Sadar punya kualitas dan penampilan yang di atas rata-rata, AB Three juga sempat diproyeksikan untuk go international. Sayangnya, tiga tahun setelah merilis album Nyanyian Cintamu (1999), terdengar kabar mengejutkan bahwa Lusy keluar dari AB Three. Keluarnya Lusy membuat rencana go internasional tertunda. Lusy kemudian mencoba bersolo karir sementara AB Three berusaha bertahan untuk tetap eksis dengan memasukkan Prilliany Cynthia Lamusu, salah seorang penyanyi yang pernah memenangkan Runner Up Grand Champhion Asia Bagus ke-4 (1994). Cynthia Lamusu sebelumnya pernah juga bekerja sama dengan AB Three untuk menggantikan personil AB Three yang berhalangan. Misalnya, pada video klip Cintailah Aku, Cynthia Lamusu berperan menggantikan Nola pada salah satu scene karena pada saat itu Nola sedang dirawat di rumah sakit.
Dengan masuknya Cynthia Lamusu, AB Three masih berusaha menunjukkan warna vokal dan harmonisasi yang sama meskipun dengan beberapa sedikit penyesuaian diakibatkan rentang vokal Cynthia yang berada pada alto hingga mezosopran. Mengawali perannya di dalam AB Three, Cynthia Lamusu yang sebelumnya pernah menelurkan dua album solo ikut menyumbangkan lagu-lagu ciptaannya di dalam album pertamanya bersama AB Three, yaitu lagu Auraku dan Dilema. Lagu Auraku terpilih menjadi single andalan dan sekaligus menjadi nama bagi album pertama dengan formasi yang baru. Berbeda dari album-album sebelumnya yang didominasi oleh lagu-lagu ciptaan Youngky Soewarno, dalam album ini AB Three mulai melibatkan musisi-musisi dan pencipta lagu lain, seperti Yovie Widianto ("Salamku Untuk Cinta Pertama") dan Glenn Fredly ("Apa Adanya"). Lagu "Apa Adanya" kemudian terpilih menjadi single andalan kedua di album Auraku. Dalam album Auraku, AB Three juga menyanyikan cover untuk lagu "Hasratku" yang pada tahun 1980-an diciptakan dan dipopulerkan oleh Imaniar.
Di tahun 2003, AB Three dipilih oleh Japan Foundation mewakili Indonesia pada acara “J-ASEAN POPs” yang Diselenggarakan di Yokohama, Jepang, yang juga dihadiri masing-masing wakil dari 11 negara peserta, antara lain Jepang, Singapore, Malaysia (Siti Nurhaliza), Thailand, Philipina, Myanmar dan lain lain. Dalam acara yang disiarkan oleh TV NHK tersebut, AB Three menyanyikan theme song J-ASEAN POPs dalam versi Indonesia ”Sahabat Dunia”.
Pada tahun 2006, AB Three kembali menghasilkan album dengan judul Selamat Datang Cinta dengan single andalan Selamat Datang Cinta (ciptaan Bebi Romeo). Pada video klip lagu tersebut, AB Three menjadi nominator Penghargaan MTV Indonesia 2006 untuk kategori Best Performance in a video. Lagu kedua yang dipilih sebagai andalan dari album Selamat Datang Cinta adalah lagu Love Song yang diciptakan oleh Dewiq. Berbeda dari album-album sebelumnya, pada album ini AB Three tidak lagi menyanyikan lagu berbahasa Inggris. Mereka pun menampilkan image diri mereka sebagai sosok wanita yang lebih feminin, salah satunya dilakukan dengan menggunakan dancer wanita dalam penampilan di atas panggung.
Di Selamat Datang Cinta, Youngky Soewarno hanya berperan sebagai arranger dan pengarah vokal saja sedangkan semua lagunya merupakan karya dari musisi lain, antara lain Bebi RomeoDewiqTohpatiAndi Rianto, Pay, Denny dan Irfan Chasmala, dan Titiek Puspa. Lagu karya Titiek Puspa yang berjudul Tebar Cinta mereka 'temukan' di konser Drama Musikal "Kupu-kupu Malam" di mana mereka tampil sebagai pemain. Cynthia Lamusu kembali menyumbangkan lagu ciptaannya dengan judul Setelah Kau Hadir.
Di tahun 2008, AB Three mengeluarkan sebuah single religi berjudul Sujudku yang diciptakan oleh Cynthia Lamusu.


Pergantian Nama (2009)

Perjalanan karir AB Three mengalami pasang surut dengan mulai berkurangnya mereka tampil dalam acara televisi dan kesibukan masing-masing personilnya dalam kehidupan rumah tangga. Beberapa berita menyebutkan kabar bubarnya AB Three namun selalu disangkal oleh ketiga personilnya. Pada tahun 2009, akhirnya ketiga personil AB Three mengumumkan keputusan mereka untuk keluar dari manajemen Antero Bagus dan tampil dengan nama baru Be3 atau singkatan dari Becoming 3 yang berarti merupakan perwujudan keutuhan mereka sebagai trio yang solid dan sepenuhnya mandiri. Dengan menggunakan nama baru, Be3 muncul dengan mengedepankan kekuatan vokal dari masing-masing personilnya dengan tetap mempertahankan ciri khas harmonisasi mereka. Lagu Cinta Sampai Mati (ciptaan Tengku Shafick) dipilih sebagai single perkenalan mereka di tahun 2010, dirilis dengan menggaet label musik dr m yang biasa menangani promosi untuk single, khususnya melalui nada sambung pribadi (NSP). Dalam lagu ini, mereka memilih musik dengan irama easy listening yang lebih "down to earth" dan mudah diterima di pasar musik Indonesia. Video klip Cinta Sampai Mati merupakan video klip pertama mereka yang menggunakan "talent" dan memiliki "storyline". Pada tahun 2011 mereka memutuskan bergabung dengan Nagaswara dan kembali merilis sebuah single dengan judul Andaikan Bisa yang juga diciptakan oleh Tengku Shafick.


Diskografi


Album


Single


Prestasi

  • Juara III Midnight Sun Song Festival Finlandia (1995)
  • Juara II Golden Stage International Song Festival di Brasov, Rumania (1994)
  • Grand Prix Winner pada Indonesia International Song Festival di Jakarta (1995)
  • Grand Prix Winer Makfest International Pop Song Festival di Macedonia (1996)
  • Fidof Distant Accord Award, Midem, Cannes, Prancis (1996)
  • Grand Prix Winner Azia Dauysy (Voice of Asia) International Song Festival di Almaty, Kazakstan (1997)


Model Iklan

  • SANYO Electric (1995–1997)
  • Lux Beauty Shower (1997–2001)
  • CASIO Baby G (jam tangan) (1997–1999)
  • California Fried Chicken (1997–2000)
  • Delfi Chocolate (1997–2000)
  • Brand Ambassador “EPSON” (2001–2003)
  • Vitacimin (2002–2003)
  • Vivelle (deodorant) (2004–2005)


Ambassador

  • Duta Bangsa Kementrian Dalam Negeri Indonesia (2006-2007)
  • Bekerja sama dengan UNDP untuk program CIVED

2 Live Crew

Profil :
Asal : Miami, Florida, Amerika Serikat
Genre : Hip Hop
Tahun aktfi : 1985 - sekarang
Label : Fresh Beat/Macola Records, Luke Records, Lil Joe Records

Photo of 2 LIVE CREW


2 Live Crew adalah kelompok rap dari Amerika Serikat yang dikenal karena lagu-lagunya yang kontroversial. Album mereka As Nasty As They Wanna Be dikritik karena mengandung lirik yang dianggap porno.
2 Live Crew didirikan di California, terdiri dari Chris (Fresh Kid Ice) Wongwon, David (Mr. Mixx) Hobbs, dan Amazing V. Mereka menerbitkanRevelation pada 1985, single tersebut terjual laris di Florida, dan Hobbs dan Wongwon pindah ke sana, menerbitkan What I Like bersama dengan Mark "Brother Marquis" Roth. Kemudian mereka menandatangani kontrak dengan manajer Luther Campbell, yang menggunakan nama panggung "Luke Skyywalker".
Pada 1987 mereka menerbitkan The 2 Live Crew Is What We Are, dengan lagu-lagu yang menghebohkan. Karena dikritik mereka juga kemudian menerbitkan "versi bersih" dari album tersebut dengan lirik sopan.
Dalam menjawab kritikan dari berbagai pihak, mereka membela diri dengan pasal kebebasan berpendapat yang dilindungi undang-undang dasar. 2 Live Crew saat ini sudah tidak aktif lagi, dan Brother Marquis mengatakan bahwa ia telah menjadi seorang Kristen lahir baru pada 1998, dan sekarang menyesali tingkah lakunya dahulu.


Diskografi

TahunJudulLabel
1987The 2 Live Crew Is What We AreLuke Records Gold US
1988Move Somethin'Luke Records Gold US
1989As Nasty As They Wanna BeLuke Records 2x Platinum
1989As Clean As They Wanna BeLuke Records
1990Banned in the USALuke/Atlantic Records
1991Sports Weekend: As Nasty As They Wanna Be, Pt. 2Luke/Atlantic Records
1994Back at Your Ass for the Nine-4Luke Records
19942 Live BassBoomin
1995Original 2 Live CrewBlue Dolphin
1996Shake a Lil' Somethin'Little Joe
1998The Real OneLittle Joe
2000Private Personal PartsLittle Joe