Sabtu, 03 Maret 2012

Sevilla - Atletico Madrid Harus Puas Berbagi Angka

Jesus Navas, Sevilla

Sundulan Eduardo Salvio dan sepakan Baba Diawara di masing-masing babak merupakan gol yang tercipta, di mana Sevilla dan Atletico Madrid bermain imbang 1-1 di Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (4/3) dini hari WIB. 

Tambahan satu poin tidak membuat posisi kedua tim di klasemen Primera Liga Spanyol berubah hingga jornada ke-25 ini, Sevilla dan Atletico mengumpulkan 32 poin, hanya saja tim besutan Diego Simeone unggul selisih gol. 

Tim tamu membungkam riuhan suporter tuan rumah saat laga memasuki menit kedelapan lewat gol Salvio. Atletico mengambil inisiatif serangan dan Adrian memanfaatkan kecepatannya untuk menerobos melalui sisi kiri, kemudian melepaskan umpan silang ke area kotak penalti Sevilla. Di sanalah pemain asal Argentina untuk melepaskan sundulan ke tiang jauh. 

Salvio menjadi pemain paling berbahaya di laha dan menciptakan beberapa peluang di babak pertama, termasuk tendangan voli indah yang masih bisa dihalau kiper Andres Palop. 


Sevilla tidak membiarkan tim tamu mengkreasikan peluang di sisa babak pertama, Jose Antonio Reyes nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan volinya membentur mistar gawang. Kemudian peluang Frederic Kanoute beberapa saat jelang turun minum, tapi sundulannya melebar. 

Sevilla melakukan serangan cepat di awal babak pertama dan kembali menyeimbangkan kedudukan tujuh menit setelah jeda. Jesus Navas menunjukkan kelasnya dengan crossing sempurna dari sisi kanan dan Diawara tanpa kesulitan mengirim si kulit bundar ke pojok gawang Thibaut Courtois. 

Navas menjadi ancaman serius bagi Atletico dan hampir saja membawa tuan rumah unggul 20 menit kemudian, tapi tendangannya membentur mistar. Sevillistas hampir saja mengepak poin tiga di menit-menit akhir ketika Navas kembali menjebol gawang Courtois. Sayang, selebrasi mereka dihentikan hakim garis yang mengangkat bendera offside. 

Mudai Maddang: Dapat Sanksi FIFA, Berarti Bodoh

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)'

Ketua umum KONI Sumatera Selatan Mudai Maddang mengatakan, sebuah kebodohan telah dilakukan seluruh insan sepakbola di tanah air jika FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Ancaman sanksi dari otoritas sepakbola dunia itu kembali membayangi persepakbolaan Indonesia. FIFA dan konfederasi sepakbola Asia (AFC) telah memberi tengat waktu hingga 22 Maret kepada PSSI untuk menyelesaikan polemik persepakbolaan di Indonesia. Jika tidak, Indonesia terancam mendapat sanksi.

“Saya sebagai ketua umum KONI Sumsel merasa perlu mengungkapkan rasa keprihatinan atas prestasi sepakbola kita akhir-akhir ini. Kekalahan [10-0 yang diterima Indonesia dari Bahrain] merupakan buntut dari permasalahan yang terjadi di tubuh PSSI,” tutur Mudai.

“Kalau kita mendapat sanksi dari FIFA, berarti kita bodoh. Masing-masing kubu merasa paling bisa memajukan sepakbola. Tapi faktanya kita justru mendapat sanksi. Kalau mereka memang mau memajukan sepakbola, tentunya kita tidak akan mendapat sanksi.”

“Saat ini ada dua kekuatan raksasa yang sama kuatnya saling berseteru. Harusnya yang saling berseteru ini sadar. Kita sama-sama menginginkan yang terbaik bagi sepakbola kita. Saya tidak mau menilai kubu yang sana atau sini.”

“Kalau kedua kubu ini berbenturan, dan hasil merusak, ya jangan berbenturan lah. Tapi kalau memang tidak bisa dihindari, ya harus bisa memilih. Kalau kami, bu

Andre Villas-Boas Tolak Mundur

EPL - West Bromwich Albion vs Chelsea , Andre Villa-Boas

Chelsea hanya mampu menang tiga kali dalam 12 pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris. Tiga angka kembali lepas ketika Si Biru menyerah di markas West Bromwich Albion 1-0, Sabtu (3/3) malam.

Kekalahan itu diyakini kian memojokkan posisi manajer Andre Villas-Boas. Manajer muda asal Portugal itu mulai kehilangan kepercayaan para fans, serta diduga mulai diragukan oleh para pemain dan pemilik Roman Abramovich.

"Sungguh sebuah kekecewaan besar. Setiap kekalahan yang diderita Chelsea merupakan tekanan besar bagi manajer mana pun," tangkis Villas-Boas usai laga.

"Tekanan itu terasa bertambah hari ini. Kami bertanggung jawab kepada fans dan klub karena tidak tampil baik."

"Kami harus melakukan tugas dengan baik dan semua orang harus menjadi lebih baik, baik para pemain maupun manajer. Kami harus berkembang dan pemilik tidak perlu membela kami setelah penampilan buruk ini."

"Apakah saya orang yang tepat untuk tugas ini? Ya. Saya takkan menerimanya jika saya tidak yakin mampu melakukannya."

Villas-Boas juga mengakui keunggulan West Brom yang mampu mencuri gol kemenangan melalui Gareth McAuley di pengujung laga.

"Kredit penuh untuk West Brom, tapi kami tidak tampil baik hari ini. Mereka memenangkan bola pertama dan kedua dan jauh lebih superior daripada kami," lanjutnya.

"Kami punya dua peluang pada sepuluh menit pertama, sebuah gol akan mendorong motivasi kami pada periode tersebut. Tapi, West Brom juga punya peluang, menyebabkan banyak masalah, tampil penuh intensitas, dan kami tidak bermain cukup baik."

Round-Up Eredivisie Belanda: ADO Den Haag Imbangi Heerenveen

Filip Djuricic - Aleksander Radosavljevic (ADO Den Haag - sc Heerenveen)

ADO Den Haag 0-0 Heerenveen
Heerenveen gagal menguasai posisi runner-up klasemen sementara Eredivisie Belanda setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tuan rumah ADO Den Haag dini hari tadi (04/03).

Bermain di kandang lawan Heerenveen tampak kesulitan membongkar rapatnya pertahanan tim tuan rumah hingga tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.

Pada babak kedua, Heerenveen mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Ousama Assaidi namun upaya mereka ternyata berakhir dengan sia-sia setelah kedudukan 0-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Hasil tersebut membuat Heerenveen tertahan di posisi ke-empat, sementara ADO Den Haag tetap berada di ambang batas antara zona aman dengan zona degradasi.



VVV Venlo 1-1 NAC Breda
Duel antara dua tim yang terancam degradasi ini berlangsung cukup seru mengingat keduanya hanya terpaut tiga poin sebelum laga ini digelar.

Tim tamu NAC Breda hampir saja mencuri tiga angka dari kandang VVV Venlo dan semakin menjerumuskan mereka ke zona merah, namun beruntung dalam kurun waktu tiga menit tim tuan rumah berhasil membalikkan kedudukan.

Petaka untuk VVV Venlo terjadi di menit ke-56 saat Ismo Vostermans mencetak gol bunuh diri dan membuat NAC Breda unggul 1-0.

NAC Breda mampu menjaga keunggulan mereka dengan baik, namun pada menit ke-85 Robert Cullen akhirnya membuat suporter tuan rumah bersorak setelah golnya membuat kedudukan menjadi 1-1.

Dua menit kemudian, sorakan suporter tuan rumah kembali terdengar setelah Maya Yoshida berhasil mengkonversi umpan Danny Holla menjadi gol dan mengubah kedudukan menjadi 2-1.

RKC Maalwijk 1-0 Excelsior
RKC Maalwijk berhasil mengamankan posisinya di papan tengah setelah berhasil memukul tim juru kunci Excelsior dengan kemenangan tipis 1-0.

Gol Geoffrey Castilllon di menit terakhir babak pertama membuat kedudukan berubah menjadi 1-0. Dan pada babak kedua, Excelsior berupaya keras untuk menyamakan kedudukan tetapi mereka tidak dapat menembus lini pertahanan Maalwijk, sehingga kedudukan 1-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan kekalahan tersebut Excelsior semakin terbenam di posisi dasar klasemen sementara Eredivisie Belanda, setelah hanya mampu mengoleksi 15 poin dari 24 kali pertandingan.

Imbang, Juventus Menjauh Dari AC Milan

Paolo De Ceglie (J) - Juventus-Chievo - Serie A (Getty Images)

Juventus gagal terus menempel AC Milan dengan satu poin, setelah ditahan 1-1 Chievo pada giornata ke-26 Serie A Italia di Juventus Stadium, Minggu (4/3) dini hari WIB. 

Gol Paolo De Ceglie di babak pertama digagalkan Boukary Dremo yang membuat Bianconerikini tertinggal tiga poin dari pemegang capolista, AC Milan.

Bianconeri mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off, tapi tim tamu justru menebar ancaman lebih dulu melalui Paolo Sammarco yang memaksa Gianluigi Buffon melakukan penyelamatan gemilang. Namun, Juventus tidak terkejut dengan serangan cepat Chievo, karena La Vecchia Signora kembali mengepung pertahanan lawan. 

Serangan Juventus akhirnya membuahkan hasil di menit ke-18. Berawal dari tendangan bebas Andrea Pirlo yang diteruskan Giorgio Chiellini, sayang sepakannya masih membentur mistar tapi De Ceglie dengan sempurna memanfaatkan bola rebound melalui sundulannya. 


Permainan tim besutan Antonio Conte makin terbuka setelah unggul satu gol, namun penampilan gemilang Sorrentino di bawah mistar sukses menggagalkan peluang La Vecchia Signora. Di lima menit jelang turun minum, Sorrentino melakukan penyelamatan gemilang saat membendung sepakan Simone Padoin. 

Di babak kedua, Chievo yang tertinggal justru lebih berani menyerang. Sembilan menit setelah restart, tendangan bebas keras Francesco Acerby ditepis Buffon. Tidak lama kemudian, giliran kerja sama Alessandro Matri dan Padoin yang mengancam gawang Sorrentino. Lagi-lagi kiper asal Italia itu memaksa Juventini gigit jari. 

Alih-alih mempertahankan kemenangan, Bianconeri malah kebobolan gol di menit ke-76. Moscardelli menusuk melalui sisi kanan dan mengirim umpan mendatar, yang dipotong Drame. Drame langsung melepaskan sepakan ke gawang Buffon yang sedikit mengenai Leonardo Bonucci. 

Juventus meningkatkan tekanan di menjelang akhir laga demi memaksikan kemenangan. Sorrentino kembali menjadi pahlawan Chievo saat menepis sepakan keras Andrea Pirlo dari jarak jauh. Buffon juga sempat dikejutkan dengan tendangan spekulasi Moscardelli dari sisi kanan, tapi bola masih jatuh tipis di atas mistar. 

Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir dan Juve kini tertinggal tiga poin dari Milan, namun memiliki satu laga sisa. Sementara itu Chievo beranjak ke urutan sembilan klasemen dengan 34 poin. 

Round-Up Ligue 1 Prancis: Lyon & St Etienne Tumbang

Ligue 1 : Sydney Govou (Evian TG)

Nancy 2-0 Lyon
Nancy berhasil memanfaatkan status mereka sebagai tuan rumah untuk dapat mengalahkan tim tangguh Olympique Lyon dalam laga lanjutan Ligue 1 Prancis dini hari tadi (04/03).

Bermain di Stade Marcel Picot Nancy mampu mengimbangi Lyon di babak pertama hingga kedudukan tanpa gol tetap bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Nancy meningkatkan intensitas serangan mereka. Sebastien Pruygrenier membukan keunggulan tuan rumah di menit ke-66 memanfaatkan umpan dari Yohan Mollo.

Sembilan menit kemudian, giliran Djamel Bakar yang mencatatkan namanya di papan skor. Golnya yang memaksimalkan umpan dari Lossemy Karaboue tersebut membuat kedudukan menjadi 2-0 dan bertahan hingga pertandingan usai.

Kekalahan Lyon tersebut semakin menipiskan peluang mereka untuk berlaga di Liga Champions musim depan, sementara Nancy dapat bernafas lega karena kemenangan tersebut membuat mereka sedikit menjauh dari zona degradasi.



St Etienne 0-2 Evian TG
St Etienne gagal memanfaatkan hasil imbang yang diperoleh Lille dan Montpellier untuk terus menekan keduanya di posisi tiga besar. St Etienne secara mengejutkan dipermalukan oleh Evian TG dengan skor 2-0.

Cedric Mongongu membawa Evian TG unggul dengan skor 1-0 pada menit ke-39, ia memanfaatkan umpan dari Sydney Govou.

Tertinggal satu gol membuat St Etienne mencoba membalas dengan melakukan serangan-serangan dan mengurung lini pertahanan Evian. Namun, rapatnya pertahanan tim tamu membuat St Etienne gagal menyamakan kedudukan.

Malah, Evian TG berhasil memperlebar kedudukan di menit ke-91 melalui gol yang dicetak oleh Yannick sagbo.

Sochaux 1-1 Valenciennes
Sochaux yang membutuhkan kemenangan untuk melepas status tim juru kunci, terpaksa puas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Valenciennes.

Menguasai jalannya pertandingan, Sochaux malah kemasukan terlebih dahulu oleh gol Gregory Pujol di menit ke-69 memanfaatkan umpan dari Renaud Cohade.

Namun, kerja keras Sochaux akhirnya terbayar setelah Nicolas Isimat-Mirin melakukan gol bunuh diri delapan menit usai gol yang dicetak olehh Cohade.

Hasil imbang tersebut membuat Sochaux tetap tertahan di dasar klasemen sementara, sementara Valenciennes juga tertahan di papan tengah.

Sepuluh Pemain Barcelona Taklukkan Sporting Gijon

Liga BBVA: Barcelona-Sporting Gijón: Andres Iniesta; Andre Castro

Barcelona tampil sangat mendominasi di babak pertama, skuad asuhan Pep Guardiola tersebut terus melakukan serangan-serangan yang membuat Gijon terpaksa fokus membentengi pertahanan mereka.

Namun, meskipun berhasil bertahan dengan baik dan disiplin, Barcelona akhirnya mampu memanfaatkan celah pada menit ke-42. Adriano berhasil melepaskan umpan ke kotak penalti yang mampu disontek dengan baik oleh Andres Iniesta dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. 

Pada babak kedua, petaka menghampiri Barcelona, bek andalan mereka yaitu Gerard Pique diusir keluar oleh wasit setelah menerima kartu merah. Gijon langsung dapat memanfaatkan situasi tersebut dengan mencetak gol melalui David Barral yang mendapatkan umpan dari Mendy Formose.

Hasil imbang membuat Barcelona mencoba kembali melakukan tekanan, namun dengan sepuluh pemain yang ada di lapangan, mereka terlihat kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat Gijon.


Namun, di menit ke-79 publik Camp Nou kembali bersorak setelah Seydou Keita melepaskan tembakan spektakuler yang tidak mampu diantisipasi oleh Juan Pablo sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Unggul satu gol tampaknya tidak membuat pemain Barcelona puas, kehilangan satu pemainpun tampak tidak berpengaruh bagi Barcelona di menit-menit terakhir babak kedua. Pada menit ke-87, umpan Iniesta berhasil dikonversi menjadi gol oleh Xavi dan semakin menegaskan dominasi Barcelona di pertandingan tersebut.

Kedudukan 3-1 akhirnya bertahan hingga pertandingan usai. Dengan kemenangan tersebut, Barcelona tetap menjaga peluang untuk meraih gelar juara Primera Liga Spanyol setelah selisih poin mereka dengan Real Madrid kini terpangkas menjadi tujuh poin. Namun rival abadi mereka tersebut memiliki peluang untuk kembali memperlebar selisih poin ketika menghadapi Espanyol besok (05/03).