Posisi striker PSMS IPL, Julio Alcorse dipastikan aman di dalam skuad. Meski penampilan striker asal Argentina itu belum memuaskan dengan torehan baru satu gol.
Manajemen tim sudah memberikan sinyal akan melakukan perombakan tim di putaran kedua. Ini lantaran penampilan buruk Jecky Pasarella dkk dalam sembilan partai dengan tujuh kali kalah, sekali menang dan sekali seri). Pelatih PSMS Fabio Lopez tampaknya masih memberikan Julio kepercayaan.
Manajemen tim sudah memberikan sinyal akan melakukan perombakan tim di putaran kedua. Ini lantaran penampilan buruk Jecky Pasarella dkk dalam sembilan partai dengan tujuh kali kalah, sekali menang dan sekali seri). Pelatih PSMS Fabio Lopez tampaknya masih memberikan Julio kepercayaan.
"Julio Alcorse aman. Hal yang sama juga untuk pemain asing seperti Luis Vagner, Goran Gancev, Ahn Hyo Yeon. Jika ada orang yang melakukan kritik terhadap Julio Alcorse. Julio pemain saya di PSMS Medan, dan hingga akhir musim ini, dia tetap berada di klub ini (PSMS)," ujarnya.
Pernyataan Fabio ini untuk mempertegas kabar bakal hengkangnya Julio tidak benar.
Pelatih asal Italia itu mengatakan, menerima kritikan darimanapun soal penampilan skuadnya, termasuk Julio. Namun, Fabio menyebutkan, Julio tak maksimal selama ini karena tidak memainkan posisi terbaiknya dengan formasi yang diusung pelatih.
"Sebelumnya Julio bermain dengan tim yang menggunakan pola 4-4-2, sementara saya menggunakan formasi 4-3-3. Situasi ini membuatnya (Julio) harus bertarung dan harus bekerja banyak untuk tim. Tapi saya yakin, ketika tim mengerti bagaimana cara bermain 4-4-3, dia akan kembali mencetak gol dan orang yang mengkritik akan balik berkomentar positif terhadapnya," ungkapnya.
Pernyataan Fabio ini untuk mempertegas kabar bakal hengkangnya Julio tidak benar.
Pelatih asal Italia itu mengatakan, menerima kritikan darimanapun soal penampilan skuadnya, termasuk Julio. Namun, Fabio menyebutkan, Julio tak maksimal selama ini karena tidak memainkan posisi terbaiknya dengan formasi yang diusung pelatih.
"Sebelumnya Julio bermain dengan tim yang menggunakan pola 4-4-2, sementara saya menggunakan formasi 4-3-3. Situasi ini membuatnya (Julio) harus bertarung dan harus bekerja banyak untuk tim. Tapi saya yakin, ketika tim mengerti bagaimana cara bermain 4-4-3, dia akan kembali mencetak gol dan orang yang mengkritik akan balik berkomentar positif terhadapnya," ungkapnya.
Namun, Fabio menegaskan, kendati dia menginginkan pemain bersama tim, tapi pemain ingin hengkang itu adalah hak pemain. "Bisa saja saya meminta dia (Julio) tinggal, tapi kalau memang dia ingin pergi, itu hak dia," tandas Fabio.
Pria berusia 38 tahun itu juga mengomentari, tim yang baru dibentuk dan kini memasuki bulan ketiga itu masih memiliki beberapa masalah yang elementer.
"Masih terdapat masalah dalam organisasi karena masih baru. Manajemen juga sekarang sedang berupaya untuk memperbaiki itu. Jadi saya rasa saat sekarang, belum tepat waktunya untuk mengkritik pemain asing dan lokal. Apa lagi, hanya satu pertandingan selama saya masuk yang bukan merupakan hari bagi PSMS, tapi selebihnya, tim tampil bagus, hanya saja belum maksimal hasilnya," ungkapnya.
Putaran kedua nanti, diyakininya akan berbeda, karena manajemen sedang mencari pemain tambahan. "Butuh pengalaman untuk bermain di liga teratas. Pemain yang sekarang bagus, tapi sebagian dari mereka yang belum berpengalaman. Jadi kami harap manajemen bisa mendatangkan pemain berpengalaman," tuturnya.
"Kalau memang sejak masa sebelum kompetisi, tim sudah terbentuk, saya yakin tim ini bagus. Tapi ketika langsung berkompetisi tanpa kesiapan, itu yang sulit. Dengan pemain berpengalaman, upaya pemain itu bisa membantu pemain muda supaya punya mentalitas juara" pungkas pemandu bakat Fiorentina dan Atalanta tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar