Kamis, 01 Maret 2012

PSMS Medan Terancam Tanpa Anton Samba

PSMS Medan & Persiram Raja Ampat - (GOAL.com/Nina Rialita)

Persiapan PSMS ISL jelang lawan Deltras Sidoarjo, Sabtu (3/3) terkendala cedera pemain. Adalah Anton Samba yang rawan absen, karena mengalami cedera di bagian rusuk kiri, akibat berbenturan dengan pemain Persela  Selasa (28/2).

Sejatinya, cedera itu tidak terlalu dianggap. Namun, belakangan Anton Samba yang semula tidak menyadari cederanya dan masih ikut  latihan tim di Stadion Tambak Sari,  tiba-tiba merasakan nyeri langsung meninggalkan lapangan latihan, Kamis (1/3).  

Hal ini membuat skuad Ayam Kinantan terkejut. Dokter tim PSMS, dr Raja, lantas membawa Anton itu ke RS Adi Husada Surabaya. Dari  hasil rontgen menyebutkan cederanya tidak membahayakan, tapi diharuskan mengikuti perawatan.

Dr Raja mengatakan, untuk kebaikan Anton, sukar memberikan lampu hijau untuk bermain. “Kemungkinan dia tidak bisa memperkuat PSMS untuk lawan Deltras," ujarnya.

Anton, kata dr Raja akan kembali menjalani rangkaian perawatan, Jumat (2/3) untuk mengetahui keadaan otot di rusuk kirinya yang lebih detail.

Dengan kondisi ini, maka PSMS kembali tampil tak komplit, selain Anton, Zulkarnain juga absen karena akumulasi kartu. Namun, Novi Handriawan dan Luis Pena sudah kembali memperkuat tim, setelah keduanya absen di laga lawan Persela.

Caretaker pelatih kepala PSMS, Suharto tak punya banyak pilihan selain rotasi. Dia bilang sudah menyiapkan Ramadhan Syahputra dan Ledi Utomo. "Siapa di antara keduanya (Ramadhan dan Ledi Utomo) yang paling siap dan fit, itu yang akan diturunkan menggantikan Anton. Selama ini Anton sukses mengambil peran sebagai destroyer bagi tim lawan," ujarnya.


Suharto mengungkapkan, skuadnya butuh persiapan yang baik lawan Deltras. "Harus ada penekanan konsentrasi para pemain 2 x 45 menit. Kami tak ingin kehilangan poin lagi di laga away," ungkap Suharto.

Sementara itu, di luar teknis, skuad Ayam Kinantan juga masih dihadang soal gaji. Hingga saat ini, Markus Haris Maulana dkk sudah telat dua bulan gaji. Sesuai kontrak, pemain gajian tiap tanggal 27. Hitungannya,  27 Desember 2011 hingga 27 Januari (1 bulan) dan 27 Januari hingga 27 Februari (2 bulan).

Namun, manajemen memastikan kondisi ini tak menganggu kesiapan tim. Manajer PSMS, Benny Tomasoa mengatakan tanggal 3 Maret 2012 urusan clear. "Saya sudah bicara dengan CEO PSMS, tanggal 3 semua beres," ujarnya.

Benny menambahkan keterlambatan gaji dikarena pihak keuangan sponsorship masih berada di Filipina. "Mudah-mudahan enggak ada masalah. Terbukti, secara psikis anak-anak bermain fight. Kondisi ini memang fight, kami berharap pemain bersabar," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar