Kendati kesulitan menemukan konsistensi performa musim ini bersama Chelsea, pelatih interim timnas Inggris, Stuart Pearce, tetap menyebut Ashley Cole sebagai full-back kiri terbaik untuk The Three Lions hingga saat ini.
Menurunnya penampilan Cole, yang belakangan santer dikabarkan bersitegang dengan bos Chelski, Andre-Villas Boas, dianggap Pearce sesuatu yang lumrah menimpa pesepakbola.
Menurunnya penampilan Cole, yang belakangan santer dikabarkan bersitegang dengan bos Chelski, Andre-Villas Boas, dianggap Pearce sesuatu yang lumrah menimpa pesepakbola.
"Dia merupakan talenta menakjubkan," ucap sang caretaker jelang uji coba Inggris melawan Belanda.
"Saya memiliki respek luar biasa terhadapnya karena fakta bahwa saya dulu juga bermain di bek kiri membuat saya mengerti posisi itu."
"Dia bek kiri terbaik yang pernah bermain bagi Inggris. Itu adalah fakta," tambah pria 49 tahun itu.
"Sangat sulit mempertahankan performa selama satu dekade. Anda pasti mengalami naik dan turun."
"Saya memiliki respek luar biasa terhadapnya karena fakta bahwa saya dulu juga bermain di bek kiri membuat saya mengerti posisi itu."
"Dia bek kiri terbaik yang pernah bermain bagi Inggris. Itu adalah fakta," tambah pria 49 tahun itu.
"Sangat sulit mempertahankan performa selama satu dekade. Anda pasti mengalami naik dan turun."
"Dia telah secara konsisten menjadi anggota fantastis dalam skuad ini dan semoga saja itu berlanjut untuk waktu lebih lama lagi karena satu hal yang saya tahu tentang Ash adalah dia akan berjuang dan akan kembali dalam tim Chelsea dengan sangat cepat."
Meski menjadi pilihan utama di tim Inggris besutannya, Pearce menegaskan bukan berarti tempat Cole bakal selalu aman. Pasalnya, punggawa Everton, Leighton Baines, pun terus menunjukkan grafik meningkat.
"Leighton telah bermain luar biasa baik. Selama lebih dari dua tahun dia banyak berkembang dan dari situlah dia menempatkan tekanan pada Ash."
"Tapi itulah yang Anda inginkan dalam semua posisi di skuad, terutama di level ini. Inilah puncak dari sepakbola Inggris. Anda memerlukan tekanan dari segala segi."
"Ketika para pemain muda menempatkan tekanan pada para pemain yang lebih tua, mereka yang lebih tua itu harus menjawab tantangan. Begitulah sifat alamiah skuad sepakbola," tandas Pearce.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar