Jumat, 17 Februari 2012

Wali Kota Malang Larang Arema IPL Pakai Stadion Gajayana

Arema IPL (GOAL.com/Arief Setiadi)

Wali Kota Malang Peni Suparto melarang Arema Indonesia menggunakan Stadion Gajayana di Liga Prima Indonesia (IPL) 2011/12 jika tidak mampu menyelesaikan dualisme pengelolaan tim.

Menurut Peni, pihaknya sudah menemui kesepakatan dengan kepolisian Malang untuk tidak mengeluarkan izin pertandingan. Peni beralasan bila izin diberikan, bisa memicu situasi tidak kondusif di Malang.

Saat ini, terjadi dualisme pengelolaan Arema. Selain kubu Arema yang dimotori Ancora, ada juga pengelolaan yang dipimpin Peni berdasarkan rekomendasi dari M Nur versi Yayasan Arema Indonesia.

“Kalau konflik kepengurusan belum tuntas, saya melarang Arema main di Stadion Gajayana. Ini bisa memicu suasana tidak kondusif di Malang. Saya sudah sepakat dengan Kapolresta mengenai masalah ini,” tegas Peni.

Peni juga menyarankan agar dua Arema segera bergabung bila ingin tetap memakai Gajayana sebagai home base. Hanya saja, Peni akan mengakui Arema di bawah asuhan Milomir Selsija. Sedangkan Dejan Antonic tak diakui sebagai pelatih Arema.

“Jika ingin tetap main di Gajayana, syaratnya Arema harus digabung. Tapi sepertinya susah untuk menggabungkan dua tim dan pengelolaannya. Pokoknya, jika masih ada konflik, Arema tak boleh main di Gajayana,” kata Peni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar